Selasa, 18 Juli 2017

Tertunduk

Tundukmu, senyum ringkasmu
Terangkum dalam sila dudukmu

Abu-abu mengitarmu
di situ ada aku
Terdiam
Melihatmu beku
Aku bukan oven
yang bisa menghangatkanmu
bukan permen
yang menghibur pahitmu

Aku hanya manusia
yang jadi benda
di antara udara
lalu menatap sila dudukmu
tertunduk

Tidak ada yang lebih indah

Tidak ada yang lebih indah
dari kata-kata yang dirajut dengan ketulusan hati, ilmu, dan kasih sayang
Tapi lebih tidak ada yang lebih indah lagi
dari cahaya yang merajut ketulusan, cinta, dan ilmu sekaligus

Cahaya itu buram dari netra kita
Debu jalanan telah membutakan kita sedikit demi sedikit
Ah obat mana yang bisa menolong
Mata buta yang  tidak awas pada tikungan
Membahayakan diri dari segala sisi

Nirna semoga tidak sirna
Dari hati kita
Tempat semua bermuara
Dari hati kita
Tempat semua bermula


Entahlah

Terkadang, diamnya seseorang ketika bersamamu, bukan berarti ia tidak menyayangimu, hanya saja caranya menyayangimu berbeda dari biasanya. Mungkin, ia masih membutuhkan waktu untuk memastikan gelombangmu, untuk menyamakan frekuensi dengan mu nantinya.
Tidak hanya itu, ia juga butuh mempersiapkan dirinya untuk menikmati kebersamaan di frekuensi itu.
Tidak ada yang salah padamu. Barangkali ini juga bukan salahnya. Tidak ada yang salah.
Ia hanya sedang belajar berteman denganmu dan kamu hanya sedang salah paham dengannya. :)

Konco

Teman adalah salah satu anugrah yang indah di dunia ini. Teman bisa membuatmu tersenyum dari dalam hati sehingga membuat harimu begitu indah dan berwarna. Jika ia membuatmu sedih, kesal, semoga itu bukan warna yang dominan, meskipun terkadang sedikit mengangenkan alias bikin kangen. Meskipun kita bisa berteman dengan angin malam, gemericik sungai, kucing, atau pun lainnya, 'berteman' dengan sesama manusia menciptakan sebuah perasaan tersendiri.
Kita jadi lebih banyak belajar apa itu memahami, menghargai dan sebagainya. Karna teman selalu berusaha memberikan yang terbaik dan selalu ada disaat kita sendiri dan jatuh. Dan oleh karnanya, berteman dengan manusia, menjadi sesuatu yang lebih menantang. Ketika kita hanya berteman dengan gadget, laptop, mereka tidak akan meraung ketika kita membantingnya. Tetapi berbeda ketika kita berteman dengan manusia, jangan kan kita banting, kita cubit sedikit dia ngomel-ngomel. Dia mengajarkan kita untuk menghargai dan mengerti perasaannya. Indah bukan? :)
 

Reddish Pink Template by Ipietoon Cute Blog Design